Kamis, 27 Oktober 2011

Bahagia Itu Milik Kita

Capek deh kalo tiap hari harus mikirin masalah "CINTA". Apalagi kalo harus bolak-balik sakit hati gara-gara pasangannya. Hidup itu terlalu berharga jadi jangan biarkan hidupmu selalu ada dalam keterpurukan dan kesedihan. Bahagia itu milik semua makhluk Tuhan. Aku dan kalian pun pantas untuk bahagia.

Masalah cinta biarlah dulu, Tuhan sudah mempersiapkan yang terbaik untuk kita. Jika hari ini kau disakiti, maka biarlah. Janganlah kau terus merasa sakit hati karena Tuhan pasti akan memberikan yang jauh lebih baik dan tak akan pernah menyakitimu. Jika hari ini kau belum bisa mendapatkan yang menurutmu tepat untuk dirimu maka biarlah, jangan menyerah karena Tuhan tak akan membiarkan kita hidup sendiri. Tuhan pun pasti mengerti apa yang terbaik untuk kita dan apa yang berhak kita miliki. Kita jangan pernah memaksakan sesuatu yang memang bukan untuk kita.

Jadi, bangkitlah mulai saat ini. Jika kau tetap berada dalam keterpurukan dan selalu teringat masa lalumu, bagaimana bisa kau menerima seseorang yang ditakdirkan Tuhan untukmu.

Cinta memang sebuah kekuatan yang memuliakan, dan cinta sama sekali bukan alasan untuk menelantarkan kehidupan.
Salah atau benar, rasakanlah kepedihanmu sebentar, sejukkanlah hatimu dengan doa, lalu bersegeralah bangkit untuk mengindahkan diri dan pekertimu, dan bersiap-siaplah bagi debaran cinta yang baru.

Kamis, 09 Juni 2011

Hidup Adalah Anugerah


Hari ini sebelum  engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan  seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau  mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang  tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau  mengeluh tentang suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang  menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau  mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat  pergi ke surga.
Sebelum engkau mengeluh  tentang anak-anakmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu  mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Sebelum engkau  bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau  menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di  jalanan.
Sebelum merengek karena  harus menyopir terlalu jauh – Ingatlah akan sesorang yang harus  berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika engkau  lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu – Ingatlah akan para  penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan  pekerjaanmu.
Sebelum engkau  menuding atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada  seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban  hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah senyuman di wajahmu dan  berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia  ini.
Hidup  adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah  itu.
NIKMATILAH  SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!

Kejujuran Anda Mungkin dapat Menyelamatkan Nyawa


Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga.
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar.
Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya, pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari si pemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari si pemiliknya, tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu, lalu ibu ini berkata “dek, bungkusan itu milik ibu, isi bungkusan itu adalah uang”.
Uang untuk biaya rumah sakit, karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari, saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak, kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong.
Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit, Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu.
Lalu anak kecil tersebut berkata,” benar bu, aku sedang mencari pemilik bungkusan ini, karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. “Ini bu !, milik ibu”. Setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang, sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya.
Lalu ibunya berkata , “ Benar anak ku ! “, kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain, walau pun itu dijalanan , karena barang itu bukan milik kita. Ibu sangat bangga pada mu nak, walau pun kita miskin, namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN. Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah, sementara kita harus mengorbankan nyawa
orang lain.
“Kamu sungguh anak yang baik nak”, ibu sangat bersyukur mempunyai anak sepertimu. Hari ini ibu percaya, kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu, kamu harus jaga terus kejujuranmu , karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan
kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. “Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil”.
(“Matamu adalah pelita tubuhmu, Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi gelap. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.” ).

Kamis, 05 Mei 2011

Kelebihan dan Kekurangan

Kebanyakan manusia itu hanya bisa menilai seseorang dari kekurangannya saja tanpa memandang kelebihan yang dimiliki seseorang itu. Mereka hanya bisa membicarakan orang itu dari belakang tanpa menyadari kekurangannya sendiri. Padahal tanpa mereka ketahui, seseorang yang pernah mereka ejek itu memiliki kelebihan yang tak pernah dimiliki dalam dirinya.

Tuhan mencintai kita bukan karena kita sempurna..
tapi karena kita menyerahkan diri bersama semua kekurangan kita..

Semua orang menginginkan kesempurnaan, tapi bukankah kesempurnaan itu berawal dari yang tidak sempurna? Dengan cara memperbaiki satu per satu bagian yang tidak sempurna maka apa yang di inginkan akan terwujud di depan. Dan tidak ada karya besar yang muncul dengan sekali duduk.


Rabu, 04 Mei 2011

Semua Indah Pada Waktunya

"Tuhan pasti akan memberikan keindahan pada waktunya"

Kalimat itu yang sudah aku buktikan dalam hidupku, dan kuncinya hanyalah kesabaran.

Setiap kali menjalin hubungan pasti aku setia, hanya saja cintaku selalu kandas di tengah jalan. Entah mengapa semua pengorbanan yang pernah aku berikan seakan tak pernah berharga. Seperti mantanku yang terakhir, dia tak pernah menghargai aku sedikitpun. Dia membuang barang yang pernah aku berikan di hari ulang tahunnya, selain itu dia dan sahabatku juga tega menusukku dari belakang. Tak henti-hentinya ia menyakiti aku, meskipun telah berpisah sekalipun.

Semenjak kejadian itu aku benar-benar menutup hati. Ku kunci hatiku untuk memulihkan kekuatanku. Aku pun hanya dapat berdiam, sendiri, tak mencari hati lain untuk tempat cintaku singgah. Aku hanya bisa menunggu dan bersabar, aku berharap agar suatu saat ada hati yang memang bisa membuatku bahagia.

Kini harapanku terkabul. Seseorang hadir menerangi hatiku yang gelap, yang awalnya hitam menjadi berwarna. Ternyata Tuhan memberiku seseorang yang tak jauh dari aku, Tuhan mengutus sahabatku sendiri untuk menjagaku.
Dia benar-benar membuatku bahagia, mengerti aku..

Semua ini semakin menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan memang Maha Adil. Dibalik keterpurukanku ada kebahagiaan yang menanti.

Senin, 25 April 2011

Penghianatanmu Dalam Kisahku


Beberapa hari yang lalu ketika aku selesai latihan nari, seorang sahabatku memberi satu pengakuan kepadaku. Ternyata dia sms-an sama mantan pacarku. Dia mengaku hanya sms-an dan tidak ada apa-apa, dan mereka hanya sms-an selama 4 hari. Aku biasa saja saat itu karena memang hanya sms-an.
                Aku mencoba mencari tahu tentang kebenaran yang mungkin tak berani dia tunjukkan kepadaku. Aku mendapatkan jawaban sebenarnya dari 3 sahabatku yang lain. Apa yang mereka katakana ternyata sangat mengagetkan aku dan membuatku meneteskan air mata.
                Sekitar satu minggu yang lalu memang ada panggilan tidak terjawab di ponselku dari mantanku, setidaknya aku merasa senang karena aku memang masih belum bisa melupakannya. Tapi kenyataan itu menyakitkan aku karena ternyata yang membuat panggilan itu adalan SAHABATKU sendiri. Dia tega menusukku dari belakang, dia menyakiti aku, dia menyembunyikan semua kejujuran.
                Aku marah, sangat marah dan aku tak menyapanya lagi. Dia bingung saat itu, bahkan ia sama sekali tidak merasa bersalah. Entah dia punya hati atau tidak, aku tak tahu.
                Dulu aku pernah memberikan jam tangan kepada mantanku itu, ternyata jam tangan itu sudah dibuang ke sungai. Seharusnya, jika ia tak mau menerima atau tidak suka, lebih baik ia kembalikan saja kepadaku agar aku tak merasakan sakit.
                Setelah aku mengetahui semua kebenaran itu, dia meminta maaf kepadaku, aku memaafkannya tapi aku tak mau menyapanya lagi dan tak mau berteman dengannya lagi. Aku pun memojokkannya dan memaksanya agar mengakui semua kesalahannya tetapi dia tak mau jujur sama sekali. Jangankan kepada aku, kepada orang lain saja dia tak mengaku, dia malah membangga-banggakan dirinya sendiri dan menjelek-jelekkan namaku. Dia manusia MUNAFIK!
                Aku tak akan memutuskan pertemanan hanya karena seorang cowok, tapi aku hanya tak suka dengan caranya yang selalu menusukku dari belakang. Bukan hanya kali ini, sejak SMP dia sering menusukku dari belakang. Dan sekarang terulang. Seharusnya ia tak melakukannya karena ia tau, aku masih sayang sama mantanku. Aku juga selalu cerita kepadanya tentang mantanku. Ternyata di balik ceritaku, dia telah menghianatiku!

AKU SAKIT !!      

Rabu, 13 April 2011

Harusnya aku sudah melupakanmu

Ketika aku berpisah dengan kamu, jujur saat itu aku memang masih menyayangimu.. Tapi kamu memaksaku untuk meninggalkanmu. Sampai saat ini aku masih belum bisa melupakanmu, aku tak bisa membuang bayang tentangmu..


Seharusnya aku melupakanmu, harusnya aku tak lagi mengingatmu..
TAPI AKU TAK BISA!!
Aku sudah berusaha semampuku, telah ku kerahkan seluruh tenagaku untuk melupakanmu namun tetap aku tak mampu..


Apa kamu tau jika selama ini aku menantimu kembali?
Aku masih mengharap cintamu..
Setiap malam aku berdoa, aku merintih kepada Sang Pencipta..
Tapi semuanya sia-sia..
Kali ini kamu sudah dimiliki orang lain, kamu benar-benar pergi dari hidupku..
"Ternyata kamu tak memahami hatiku"


Aku disini sakit..
aku disini terluka ketika mendengar kabar itu..
Entah apa yang harus aku perbuat saat ini..
Aku bingung..


Aku sempat berpikir jika Tuhan tak adil, namun aku kembali sadar bahwa pikiranku itu salah dan tak pantas dilakukan karena Tuhan akan memberikan keindahan pada waktunya..
Tapi kapan? kapan keindahan itu datang kepadaku?
Aku berharap keindahan itu kamu! mungkinkan itu terjadi??


TUHAN...
Aku tak sanggup jauh darinya..
Aku sadar jika diluar sana ada yang lebih menyayangi aku dibanding dia, lebih memahami aku.. Tapi aku ingin dia kembali..