"Tuhan pasti akan memberikan keindahan pada waktunya"
Kalimat itu yang sudah aku buktikan dalam hidupku, dan kuncinya hanyalah kesabaran.
Setiap kali menjalin hubungan pasti aku setia, hanya saja cintaku selalu kandas di tengah jalan. Entah mengapa semua pengorbanan yang pernah aku berikan seakan tak pernah berharga. Seperti mantanku yang terakhir, dia tak pernah menghargai aku sedikitpun. Dia membuang barang yang pernah aku berikan di hari ulang tahunnya, selain itu dia dan sahabatku juga tega menusukku dari belakang. Tak henti-hentinya ia menyakiti aku, meskipun telah berpisah sekalipun.
Semenjak kejadian itu aku benar-benar menutup hati. Ku kunci hatiku untuk memulihkan kekuatanku. Aku pun hanya dapat berdiam, sendiri, tak mencari hati lain untuk tempat cintaku singgah. Aku hanya bisa menunggu dan bersabar, aku berharap agar suatu saat ada hati yang memang bisa membuatku bahagia.
Kini harapanku terkabul. Seseorang hadir menerangi hatiku yang gelap, yang awalnya hitam menjadi berwarna. Ternyata Tuhan memberiku seseorang yang tak jauh dari aku, Tuhan mengutus sahabatku sendiri untuk menjagaku.
Dia benar-benar membuatku bahagia, mengerti aku..
Semua ini semakin menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan memang Maha Adil. Dibalik keterpurukanku ada kebahagiaan yang menanti.
Kalimat itu yang sudah aku buktikan dalam hidupku, dan kuncinya hanyalah kesabaran.
Setiap kali menjalin hubungan pasti aku setia, hanya saja cintaku selalu kandas di tengah jalan. Entah mengapa semua pengorbanan yang pernah aku berikan seakan tak pernah berharga. Seperti mantanku yang terakhir, dia tak pernah menghargai aku sedikitpun. Dia membuang barang yang pernah aku berikan di hari ulang tahunnya, selain itu dia dan sahabatku juga tega menusukku dari belakang. Tak henti-hentinya ia menyakiti aku, meskipun telah berpisah sekalipun.
Semenjak kejadian itu aku benar-benar menutup hati. Ku kunci hatiku untuk memulihkan kekuatanku. Aku pun hanya dapat berdiam, sendiri, tak mencari hati lain untuk tempat cintaku singgah. Aku hanya bisa menunggu dan bersabar, aku berharap agar suatu saat ada hati yang memang bisa membuatku bahagia.
Kini harapanku terkabul. Seseorang hadir menerangi hatiku yang gelap, yang awalnya hitam menjadi berwarna. Ternyata Tuhan memberiku seseorang yang tak jauh dari aku, Tuhan mengutus sahabatku sendiri untuk menjagaku.
Dia benar-benar membuatku bahagia, mengerti aku..
Semua ini semakin menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan memang Maha Adil. Dibalik keterpurukanku ada kebahagiaan yang menanti.
wah...kenapa kalimat itu kau kaiykan dgn hubungan semu....
BalasHapussemu gimana?
BalasHapus