Kamis, 27 Oktober 2011

Bahagia Itu Milik Kita

Capek deh kalo tiap hari harus mikirin masalah "CINTA". Apalagi kalo harus bolak-balik sakit hati gara-gara pasangannya. Hidup itu terlalu berharga jadi jangan biarkan hidupmu selalu ada dalam keterpurukan dan kesedihan. Bahagia itu milik semua makhluk Tuhan. Aku dan kalian pun pantas untuk bahagia.

Masalah cinta biarlah dulu, Tuhan sudah mempersiapkan yang terbaik untuk kita. Jika hari ini kau disakiti, maka biarlah. Janganlah kau terus merasa sakit hati karena Tuhan pasti akan memberikan yang jauh lebih baik dan tak akan pernah menyakitimu. Jika hari ini kau belum bisa mendapatkan yang menurutmu tepat untuk dirimu maka biarlah, jangan menyerah karena Tuhan tak akan membiarkan kita hidup sendiri. Tuhan pun pasti mengerti apa yang terbaik untuk kita dan apa yang berhak kita miliki. Kita jangan pernah memaksakan sesuatu yang memang bukan untuk kita.

Jadi, bangkitlah mulai saat ini. Jika kau tetap berada dalam keterpurukan dan selalu teringat masa lalumu, bagaimana bisa kau menerima seseorang yang ditakdirkan Tuhan untukmu.

Cinta memang sebuah kekuatan yang memuliakan, dan cinta sama sekali bukan alasan untuk menelantarkan kehidupan.
Salah atau benar, rasakanlah kepedihanmu sebentar, sejukkanlah hatimu dengan doa, lalu bersegeralah bangkit untuk mengindahkan diri dan pekertimu, dan bersiap-siaplah bagi debaran cinta yang baru.

Kamis, 09 Juni 2011

Hidup Adalah Anugerah


Hari ini sebelum  engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan  seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau  mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang  tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau  mengeluh tentang suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang  menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau  mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat  pergi ke surga.
Sebelum engkau mengeluh  tentang anak-anakmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu  mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Sebelum engkau  bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau  menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di  jalanan.
Sebelum merengek karena  harus menyopir terlalu jauh – Ingatlah akan sesorang yang harus  berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika engkau  lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu – Ingatlah akan para  penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan  pekerjaanmu.
Sebelum engkau  menuding atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada  seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban  hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah senyuman di wajahmu dan  berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia  ini.
Hidup  adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah  itu.
NIKMATILAH  SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!

Kejujuran Anda Mungkin dapat Menyelamatkan Nyawa


Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga.
Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah, ia pergi kepasar untuk berjualan asongan. Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar.
Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya, pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari si pemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari si pemiliknya, tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu, lalu ibu ini berkata “dek, bungkusan itu milik ibu, isi bungkusan itu adalah uang”.
Uang untuk biaya rumah sakit, karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari, saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak, kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong.
Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit, Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu.
Lalu anak kecil tersebut berkata,” benar bu, aku sedang mencari pemilik bungkusan ini, karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. “Ini bu !, milik ibu”. Setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang, sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya.
Lalu ibunya berkata , “ Benar anak ku ! “, kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain, walau pun itu dijalanan , karena barang itu bukan milik kita. Ibu sangat bangga pada mu nak, walau pun kita miskin, namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN. Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah, sementara kita harus mengorbankan nyawa
orang lain.
“Kamu sungguh anak yang baik nak”, ibu sangat bersyukur mempunyai anak sepertimu. Hari ini ibu percaya, kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu, kamu harus jaga terus kejujuranmu , karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan
kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. “Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil”.
(“Matamu adalah pelita tubuhmu, Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi gelap. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.” ).

Kamis, 05 Mei 2011

Kelebihan dan Kekurangan

Kebanyakan manusia itu hanya bisa menilai seseorang dari kekurangannya saja tanpa memandang kelebihan yang dimiliki seseorang itu. Mereka hanya bisa membicarakan orang itu dari belakang tanpa menyadari kekurangannya sendiri. Padahal tanpa mereka ketahui, seseorang yang pernah mereka ejek itu memiliki kelebihan yang tak pernah dimiliki dalam dirinya.

Tuhan mencintai kita bukan karena kita sempurna..
tapi karena kita menyerahkan diri bersama semua kekurangan kita..

Semua orang menginginkan kesempurnaan, tapi bukankah kesempurnaan itu berawal dari yang tidak sempurna? Dengan cara memperbaiki satu per satu bagian yang tidak sempurna maka apa yang di inginkan akan terwujud di depan. Dan tidak ada karya besar yang muncul dengan sekali duduk.


Rabu, 04 Mei 2011

Semua Indah Pada Waktunya

"Tuhan pasti akan memberikan keindahan pada waktunya"

Kalimat itu yang sudah aku buktikan dalam hidupku, dan kuncinya hanyalah kesabaran.

Setiap kali menjalin hubungan pasti aku setia, hanya saja cintaku selalu kandas di tengah jalan. Entah mengapa semua pengorbanan yang pernah aku berikan seakan tak pernah berharga. Seperti mantanku yang terakhir, dia tak pernah menghargai aku sedikitpun. Dia membuang barang yang pernah aku berikan di hari ulang tahunnya, selain itu dia dan sahabatku juga tega menusukku dari belakang. Tak henti-hentinya ia menyakiti aku, meskipun telah berpisah sekalipun.

Semenjak kejadian itu aku benar-benar menutup hati. Ku kunci hatiku untuk memulihkan kekuatanku. Aku pun hanya dapat berdiam, sendiri, tak mencari hati lain untuk tempat cintaku singgah. Aku hanya bisa menunggu dan bersabar, aku berharap agar suatu saat ada hati yang memang bisa membuatku bahagia.

Kini harapanku terkabul. Seseorang hadir menerangi hatiku yang gelap, yang awalnya hitam menjadi berwarna. Ternyata Tuhan memberiku seseorang yang tak jauh dari aku, Tuhan mengutus sahabatku sendiri untuk menjagaku.
Dia benar-benar membuatku bahagia, mengerti aku..

Semua ini semakin menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan memang Maha Adil. Dibalik keterpurukanku ada kebahagiaan yang menanti.

Senin, 25 April 2011

Penghianatanmu Dalam Kisahku


Beberapa hari yang lalu ketika aku selesai latihan nari, seorang sahabatku memberi satu pengakuan kepadaku. Ternyata dia sms-an sama mantan pacarku. Dia mengaku hanya sms-an dan tidak ada apa-apa, dan mereka hanya sms-an selama 4 hari. Aku biasa saja saat itu karena memang hanya sms-an.
                Aku mencoba mencari tahu tentang kebenaran yang mungkin tak berani dia tunjukkan kepadaku. Aku mendapatkan jawaban sebenarnya dari 3 sahabatku yang lain. Apa yang mereka katakana ternyata sangat mengagetkan aku dan membuatku meneteskan air mata.
                Sekitar satu minggu yang lalu memang ada panggilan tidak terjawab di ponselku dari mantanku, setidaknya aku merasa senang karena aku memang masih belum bisa melupakannya. Tapi kenyataan itu menyakitkan aku karena ternyata yang membuat panggilan itu adalan SAHABATKU sendiri. Dia tega menusukku dari belakang, dia menyakiti aku, dia menyembunyikan semua kejujuran.
                Aku marah, sangat marah dan aku tak menyapanya lagi. Dia bingung saat itu, bahkan ia sama sekali tidak merasa bersalah. Entah dia punya hati atau tidak, aku tak tahu.
                Dulu aku pernah memberikan jam tangan kepada mantanku itu, ternyata jam tangan itu sudah dibuang ke sungai. Seharusnya, jika ia tak mau menerima atau tidak suka, lebih baik ia kembalikan saja kepadaku agar aku tak merasakan sakit.
                Setelah aku mengetahui semua kebenaran itu, dia meminta maaf kepadaku, aku memaafkannya tapi aku tak mau menyapanya lagi dan tak mau berteman dengannya lagi. Aku pun memojokkannya dan memaksanya agar mengakui semua kesalahannya tetapi dia tak mau jujur sama sekali. Jangankan kepada aku, kepada orang lain saja dia tak mengaku, dia malah membangga-banggakan dirinya sendiri dan menjelek-jelekkan namaku. Dia manusia MUNAFIK!
                Aku tak akan memutuskan pertemanan hanya karena seorang cowok, tapi aku hanya tak suka dengan caranya yang selalu menusukku dari belakang. Bukan hanya kali ini, sejak SMP dia sering menusukku dari belakang. Dan sekarang terulang. Seharusnya ia tak melakukannya karena ia tau, aku masih sayang sama mantanku. Aku juga selalu cerita kepadanya tentang mantanku. Ternyata di balik ceritaku, dia telah menghianatiku!

AKU SAKIT !!      

Rabu, 13 April 2011

Harusnya aku sudah melupakanmu

Ketika aku berpisah dengan kamu, jujur saat itu aku memang masih menyayangimu.. Tapi kamu memaksaku untuk meninggalkanmu. Sampai saat ini aku masih belum bisa melupakanmu, aku tak bisa membuang bayang tentangmu..


Seharusnya aku melupakanmu, harusnya aku tak lagi mengingatmu..
TAPI AKU TAK BISA!!
Aku sudah berusaha semampuku, telah ku kerahkan seluruh tenagaku untuk melupakanmu namun tetap aku tak mampu..


Apa kamu tau jika selama ini aku menantimu kembali?
Aku masih mengharap cintamu..
Setiap malam aku berdoa, aku merintih kepada Sang Pencipta..
Tapi semuanya sia-sia..
Kali ini kamu sudah dimiliki orang lain, kamu benar-benar pergi dari hidupku..
"Ternyata kamu tak memahami hatiku"


Aku disini sakit..
aku disini terluka ketika mendengar kabar itu..
Entah apa yang harus aku perbuat saat ini..
Aku bingung..


Aku sempat berpikir jika Tuhan tak adil, namun aku kembali sadar bahwa pikiranku itu salah dan tak pantas dilakukan karena Tuhan akan memberikan keindahan pada waktunya..
Tapi kapan? kapan keindahan itu datang kepadaku?
Aku berharap keindahan itu kamu! mungkinkan itu terjadi??


TUHAN...
Aku tak sanggup jauh darinya..
Aku sadar jika diluar sana ada yang lebih menyayangi aku dibanding dia, lebih memahami aku.. Tapi aku ingin dia kembali..

Senin, 11 April 2011

Sabtu, 09 April 2011

My Second Love

Ketika aku masih menjalani hubungan dengan cinta pertamaku, aku memang sudah mengenal sesosok pria lain di dalam hidupku. Aku dikenalkan oleh saudara sepupuku kepada sahabatnya. Namanya Akbar, dialah yang membantuku mencari informasi tentang cinta pertamaku. Dia juga sahabat dari cinta pertamaku.

Aku ingat, dalam ramadhan tahun lalu aku berpisah dengan cinta pertamaku. Dan tepat pada tanggal 4 September 2010, kamu (pria baru dalam hidupku) datang kerumah. Kamu berkenalan dengan orang tuaku.
Ini adalah pertama kalinya ada seorang pria yang berani main kerumahku dan berkenalan dengan orang tuaku.

Suatu malam aku sedang bercengkrama dengan kakak dan mamaku di ruang belakang. Aku bercerita tentang kamu, semakin jauh aku mengenalkanmu kepada keluargaku dan ternyata kamu adalah putra dari sahabat lama ayahku.
Aku menceritakan ini kepadamu, dan kamu pun juga bertanya kepada orang tuamu.
Hemmm... ternyata dunia ini sempit ya??

Kamu adalah tipe seorang pria yang selama ini aku cari. Karena kamu tak malu-malu kepada orang tuaku, dan kamu selalu meminta izin kepada orang tuaku saat mengajakku jalan-jalan.
Hubungan kita direstui oleh orang tuaku dan orang tuamu. Tak ada yang disembunyikan dari kisah ini.
Bahkan setiap hari kita selalu bertukar handphone.

Tapi selama hubungan ini berlanjut, ternyata aku masih saja teringat tentang masa laluku. Aku masih menyayanginya, itu yang kurasa. Ku tahu bahwa perasaan ini salah dan tak seharusnya ada.

Sementara itu kamu selalu saja mengajakku jalan padahal aku sedang tak ingin jalan. Kamu tak bisa mengerti aku yang bosan ketika harus selalu kamu ajak keluar. Sampai-sampai kamu tega mutusin hubungan ini. Aku saja tak berani berbuat salah terhadapmu karena aku merasa sungkan dengan orang tuamu tapi kamu malah semudah itu meninggalkanku.

Perasaanku memang sempat tertinggal pada cinta pertamaku, tapi semenjak kamu meninggalkanku aku malah langsung bisa melupakan masa laluku. Dan seketika hanya namamu yang memenuhi otakku, hanya cintamu yang memenuhi hatiku.

Satu minggu kita berpisah, kamu datang kembali dalam hidupku. Kita berbaikan, tapi hanya satu malam. Setelah itu aku yang memutuskan hubungan ini. Saat itu aku terpengaruh ucapan cinta pertamaku yang ingin menghancurkan hubunganmu dan aku.
Kamu membenciku, sangat membenciku. Kamu tak ingin diganggu olehku. Aku coba pahami itu.

Satu bulan aku tanpa kamu, meskipun sebenarnya perasaan kita masih saaling menyayangi. Aku dikenalkan dengan temanku kepada seorang pria lain agar aku tak bersedih dan tak mengingatmu selalu. Aku dekat dengan pria itu, bahkan aku sudah memiliki status yang jelas dengan pria itu. Semenjak itu, kamu semakin membenciku dan tak ingin berteman denganku lagi.. Aku sedih.. Aku merasa bersalah..
Tapi aku tak ingin mengulang kesalahan yang pernah aku lakukan kepadamu.. Aku akan menghapus rasa sayangku untukmu dan memberikan sayangku seutuhnya untuk pria itu (cinta ketigaku "Dimas").

Jumat, 08 April 2011

My First Love

Ini kisah cinta pertamaku, pertama kalinya aku dibolehkan berpacaran oleh orang tuaku. Aku menemukan cinta pertamaku ketika aku masuk SMA, namanya Andi. Awal aku bertemu dia, jujur aku membencinya. Tak ada hal menarik yang kusuka darinya tapi entah mengapa banyak teman-temanku yang bilang kalau dia itu "CAKEP" padahal menurutku dia biasa-biasa saja bahkan bisa dibilang orang yang jahat (maklumlah, soalnya aku pernah dibuat nangis waktu MOS).


Ketika SMA itu aku mengikuti ekskul yang sama dengan dia yaitu PASKIBRA. Aku sering bertemu dengannya lewat ekskul dan ketika rapat OSIS dan MPK (waktu itu aku aktif di kegiatan OSIS dan dia adalah ketua umum MPK di sekolah).  Lama-lama aku malah tertarik kepadanya. Apalagi ditambah cerita-cerita orang kalau dia adalah seorang cowok yang pendiam, pintar, setia (tapi pernah frustasi gara-gara dikhianati pacarnya dulu).


Pertama aku latihan paskibra sore, aku dijemput oleh dia tepat di depan rumahku. Mulai itu aku yakin kalau ada perasaan yang berbeda kepadanya. Tapi setelah itu aku patah hati kepadanya karena ternyata dia sudah memiliki seorang kekasih, aku mengetahuinya ketika aku membaca pesan di hape-nya.


Aku tetap berusaha merebut hatinya. Aku tergila-gila padanya, meskipun susah karena dia cuek sekali dan juga aku memiliki banyak saingan di sekolah. Saat itu saingan terbesarku adalah teman ekskul-ku sekaligus teman SMP-ku (tapi kini dia sudah tiada, dia meninggal karena kecelakaan tahun lalu, semoga dia tenang di alam sana).


Hingga akhirnya sahabat terdekatnya menceritakan tentang perasaan Andi terhadapku bahwa ternyata ia juga menyukai aku.
Beberapa hari setelah itu, aku sedang online facebook dan dia juga kebetulan online. Saat itu aku chating dengannya dan tiba-tiba dia mengatakan cinta kepadaku.


6 bulan aku jalani hubungan bersamanya. Tapi kisah ini berakhir tragis, dia menduakan aku dan memilih wanita lain. Sungguh saat itu aku seperti orang gila, akal sehatku menghilang, tak mampu aku berfikir.
Dia memilih wanita yang jauh lebih tua dari usianya, jarak usianya dengan wanita itu adalah 5tahun. Tak ada sisi baik yang mampu kulihat dari wanita itu.


Sementara dia berbahagia dengan wanita itu. Aku pun juga menjalani hidupku bersama seorang pria yang sudah mendekati aku mulai dari pertama masuk SMA. Tapi 1 minggu aku usaikan hubunganku, aku memilih sendiri. Aku tak ingin dia lebih tersakiti dari ini karena perasaanku yang masih ada untuk Andi.


Tak jauh kemudian, Andi dan aku kembali lagi. Aku bahagia bersamanya walaupun aku dihantui oleh rasa ragu.
Hampir 1 tahun aku jalani hubungan ini tapi dia kembali menghianati aku. Aku mendapatkan informasi dari seseorang bernama Akbar bahwa ternyata Andi memiliki kekasih lain. Andi sudah memiliki kekasih di luar kota, dan aku hanya dijadikannya yang kedua. Dia sudah dijodohkan oleh orang tuanya dengan wanita itu. Bukan hanya Akbar yang bilang seperti itu, tapi KEKASIHNYA Andi yang di luar kota juga sudah mengakuinya.
PARAH!!
Aku kembali disakiti olehnya. Dia tak mengerti perasaanku yang benar-benar utuh untuknya. Dia tak mengerti pengorbanan yang aku lewati untuk mempertahankan hubungan ini, sampai-sampai aku mendapat masalah di sekolah dan di rumah.


Lama aku belajar untuk menghapus perasaanku untuknya meskipun sulit...
Kini kamu hanya aku anggap sebagai teman, tak lebih..


Meskipun kamu terkadang masih mengharapku kembali, tapi aku sudah tak mau kembali denganmu..




(12112009-01092010)

Tentang Hati

Aku tau jika jalan kita berbeda. Kamu mau itu, sedangkan aku mau ini. Kita tak pernah sama, tak pernah satu kata lagi. Hanya luka yang kan terasa jika kita terus bersama. Mungkin keputusanku ini adalah jalan yang terbaik. Yaahh... Walaupun sebenarnya "AKU MASIH SAYANG" tapi inilah yang terbaik. Tak usah ditangisi, tak perlu disesali.


Aku benar-benar bingung dengan "THE WAY YOUR MIND". Kamu pernah bilang kalau sifatku ini seperti anak kecil. Tapi apa kamu tak pernah menyadari akan sifatmu sendiri? Padahal terkadang kamu juga seperti anak kecil.
Kamu ingin dimengerti tapi kamu tak mau mengerti aku. Aku sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk kamu tapi kamu tak mengerti juga, dan aku juga sudah mencoba untuk terus mengalah tapi tetap saja sama.
Aku lelah dengan ini. Aku benci dengan kamu yang seperti ini.


Aku sadar, pada saat itu kamu memang mengharap kepergianku dari hidupmu. Aku tahu kamu bosan denganku. Karena itu pula aku tak mau memaksakan kelanjutan hubungan kita..
MESKIPUN AKU MASIH MENYAYANGIMU. Huuuhh!!!!!

Memang perjalanan kita ini begitu singkat dan ku akui pedih yang kurasa ketika harus meninggalkanmu.
Mungkin aku adalah seorang yang munafik karena membohongi hatiku sendiri. Tapi biarlah, apa perdulimu?? Kamu tak akan pernah memperdulikanku..

Rabu, 06 April 2011

.:: Cinta dan Rinduku ::.

Aku mampu tersenyum walau tanpa kekasih..
Aku masih bisa berdiri tegar walau tanpa seorang pendamping..
Namun aku tak mampu melangkah tanpa adanya dirimu..
Kamu hal terpenting yang aku miliki dalam hidupku..
Tanpa kamu hidupku menjadi gelap, tak berwarna..





Kamu cintaku..
Kamu rinduku..

Dari awal aku turun ke bumi, hanya kamu temanku.
Bertahun-tahun kita bersama melewati hari dengan canda dan tawa.
Dirimu begitu setia menemani aku dan menjagaku..

Tapi sering kali kamu membuatku jengkel, membuatku marah dan menangis.
Kamu sering membuatku iri, membuatku menjadi asing.
Pernah aku menginginkan dirimu pergi ketika kamu menyakiti hatiku.
Pernah aku menginginkan dirimu enyah dari bumi ini ketika semua mengasingkan aku.

13 tahun aku hidup bersamamu, bahagia dan bersedih bersamamu. Selama itu kamu telah memberikan aku pendidikan, mengajarkan kebaikan dalam hidupku. Sejak dulu aku belum mengerti arti cinta dan sayang. Aku memang menyayangimu tapi aku belum mengerti tentang rasa sayang yang sesungguhnya.
Sampai akhirnya kita harus dipisahkan oleh jarak. Kamu harus meninggalkan aku sendiri, kesepian tanpa hadirmu. Kepergianmu perlahan membuatku mengerti tentang perasaan sayang, ya! aku menyayangimu, sangat menyayangimu.

Hari-hariku mulai hampa ketika kamu menjauh. Rasa rindu pun tak bisa ku cegah dalam hatiku. Aku berusaha untuk mencari tahu tentang keadaanmu, aku berusaha untuk bisa dekat denganmu. Tapi kamu begitu dingin, kamu tak mengobati rinduku melainkan kamu membuatku semakin merasa kehilangan.

Tepat di hari ulang tahunku yang ke-14. Ulang tahunku kali ini terasa berbeda dari sebelumnya. Mungkin karena kamu tak lagi menemani aku. Aku rindu kamu, aku ingin kamu menemani aku walau hanya hari ini saja. Aku menelponmu, aku rindu.. Tapi kamu tetap dingin.. Apa kamu tak merasakan rindu seperti aku? Apa kamu tak merasakan sedihnya aku ketika harus menjauh darimu??

Bertahun-tahun aku biasakan untuk hidup jauh darimu. Walau berat tapi aku berusaha untuk tegar. Perlahan aku mulai terbiasa tanpa kamu.
Sesekali kamu kembali pulang meski hanya 2hari dalam 1bulan, itu pun sudah mengobati rinduku.

Kamu dan aku sudah banyak mengalami perubahan. Saat ini aku sudah 16 tahun, beberapa bulan lagi aku akan beranjak ke 17 tahun. Kamu dan aku sudah tak pernah bertengkar lagi, mungkin kita sudah sama-sama mengerti bahwa kita tidak boleh membuang-buang waktu hanya untuk pertengkaran.

Aku ingin memilikimu seutuhnya, namun itu hayal bagiku. Karena aku tahu, suatu saat pasti ada seorang wanita yang akan memiliki ragamu dan juga cintamu. Saat ini saja waktumu untukku sudah tersita oleh kehadiran seorang wanita yang kamu sayangi. Sesungguhnya aku tak rela, tapi karena itu kebahagiaanmu maka aku diam mengalah.

Aku ingin kembali ke masa lalu, dimana saat itu kita masih selalu bersama dan masih berada dalam satu atap yang sama. Aku tak ingin kehilangan kamu, aku sayang kamu. Tapi sebuah kedewasaan menuntutku untuk melepaskan kamu. Sedih yang kurasakan saat ini. Dulu aku pernah belajar untuk terbiasa jauh darimu, sekarang aku kembali belajar untuk menjadi seseorang yang dewasa, yang mengerti keadaan, mengerti akan kebutuhanmu. Aku harus merelakanmu dan aku tetap menyayangimu, tetap mencintaimu.
Cintaku, hidupku, belahan jiwaku..


Kamu telah mengajariku tentang banyak hal. Kamu mengajariku tentang arti kehidupan, tentang arti saling berbagi dan saling menyayangi. Kamu mengajariku tentang kesabaran dan ketegaran.
Kamu cintaku..
Kamu belahan jiwaku..

(16-07-1989)

Ukiran Cerita Terakhir

Tahun Baru 2011

Tiga hari yang lalu kakakku pulang bersama teman-temannya. Mereka berlibur di Kotaku. Dua hari sebelum tahun baru, mereka dan aku pergi ke Pantai Papuma. Sekalian aku kembali mengungkit cerita indah bersama kekasihku.

Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan ke kota Banyuwangi di hari terakhir tahun ini. Awalnya aku akan ikut bersama mereka tapi aku menggagalkannya karena aku ingin menemani kamu (kekasihku) di kota ini. Aku tak mau kamu kesepian di pergantian tahun ini.

Pada malam tahun baru, aku tak bisa kemana-mana karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Jadi aku menunda acara perayaan esok pagi.

Tepat pada tanggal 1 Januari 2011.
Aku jalan-jalan bersama kamu. Kamu mengenalkan aku kepada kakakmu.
Sebenarnya aku takut bertemu kakakmu, aku malu. Tapi ternyata kakakmu tak seperti yang ku bayangkan. Ia begitu ramah sehingga membuatku nyaman.

Awal tahun ini kita pergi ke tempat wisata Rembangan. Dataran tinggi di daerah Jember, pemandangan di sana sungguh indah.
Saat itu kita hanya diam. Tak banyak yang kita perbincangkan saat itu.
Hanya ada satu kelucuan yang terjadi pada saat itu ketika ada seorang pengamen yang sewot gara-gara kita berdua tidak memberi respon terhadapnya.
Sedikit ilfeel yang kurasakan saat itu.

Sempat pula hari ini kita dikerjain kakak kamu. Sebel sich.. tapi gak apa-apa deh! lagian itu bisa membuat aku makin akrab dengan kakakmu.

Makasih yaa???
Walau pun ini terakhir kita jalan tapi aku bahagia kok..
kenangan yang kamu kasih buat aku gak mungkin aku lupakan. Meskipun kamu sudah bukan milikku lagi, tapi cerita ini tetap akan abadi dalam ingatanku.


Maaf jika selama ini aku kurang mengerti kamu, terlalu menuntut kamu. Tapi itulah aku, aku selalu ingin ditemani kamu. Memang selama ini aku selalu mencoba untuk memahami kamu yang tak begitu suka sms-an. Namun aku tak bisa. Aku resah jika tak ada kabar darimu. Apalagi belakangan itu kamu menjauh dari aku, membuatku semakin meragu.
Ditambah malam itu kamu bilang sudah tak ingin berbaikan dengan aku, kamu tak mau mengerti aku. Sungguh itu menyakiti aku dan terpaksa aku harus meninggalkanmu malam itu.


Aku harap kamu tak kan pernah merasa sakit. Karena itulah inginmu yang tak ingin bersamaku lagi.
kisah kita cukup sampai disini. (28-02-2011)

Selasa, 05 April 2011

Sang Merpati

Bukannya aku tak butuh cinta..
tapi aku ingin sendiri dulu!!


Aku tak mau membuang-buang waktuku hanya untuk cinta yang tak tentu arah dan tujuannya..
Aku hanya ingin hidupku berjalan bagaikan aliran air..



Senin, 04 April 2011

Ingin Ku akhiri Sakit ini


Mungkin saat ini waktu masih belum bisa merelakanku untuk melupakanmu..
Mungkin saat ini bumi masih tak mau aku beranjak pergi darimu..
Dan mungkin pula saat ini langit akan menangis ketika menjadi saksi atas cintaku yang hilang untukmu..

Saat ini akan ku biarkan semua masih tak bisa merelakan..
Aku tak kan beranjak kemanapun..
Tetap akan ku pijakkan tapakan kakiku pada cintamu,
Tak akan aku berusaha tuk mencari cinta yang lain agar langit pun tak kan menangis..

Namun akan kunanti hari dimana semua perasaan ini mampu ku akhiri,
Hari dimana semua akan tersenyum melihatku melupakanmu..

Ku puaskan hatiku untuk merasakan goresan kepedihan darimu..
Ku puaskan otakku untuk mengingat semua memori tentangmu..
Namun tak akan kubiarkan tubuh ini diperbudak oleh cintamu..

Aku ingin kamu merasakan sakitku,
Merasa kecewa seperti aku..
Tapi aku tak mau kamu merasakannya dengan wanita lain..
Aku mau diriku!



Sabtu, 02 April 2011

Kamu Inspirasiku


Awal kisah yang ku alami ini begitu indah..
Dari awal pertemuan, semuanya terasa membahagiakan..
Ingatkah kamu? Di siang itu?
Saat pertama dirimu menghampiriku..
Pertama kalinya kamu menemuiku..
Masih terlintaskah dalam benakmu?
Kisah di malam itu?
Tentang malam terindah..
Malam penuh kebahagiaan bagi kita..
Malam dimana kita mengucap satu janji..
Janji bersama selamanya..
Janji setia untuk saling menyayangi..

Aku merasa bahagia saat harus melewati hari-hariku bersamamu..
Karena kamu selalu ada untuk diriku..
Menemani setiap sepi melandaku..
Begitu pun aku,
Tak kan kubiarkan kesepian mendatangimu walau hanya sedetik saja..
Aku akan selalu menemanimu,
Selalu ada untukmu,
Ada di setiap sadar maupun tidurmu..

Dalam setiap sujudku,
Aku selalu meminta kepada Tuhan,
Meminta keabadian untuk kisah ini..
Meminta dirimu tetap disampingku selamanya,
Meminta agar kamu yang menjadi jodohku..
Aku bersimpuh di atas SAJADAH-NYA yang menjadi saksi semua ayat yang aku lantunkan beserta tetesan air dari mataku..
Cinta ini suci untukmu,
Cinta ini, cinta yang mendapat ridho Ilahi..

Dalam setiap butiran cintaku,
Ku simpan ketakutan yang begitu mendalam..
Rasa takut akan kehilanganmu,
Takut tak bisa menatap mata indahmu,
Takut tak bisa melihat senyummu..

Kini pun tiba saatnya untuk kepergianmu dari hatiku..
Semua tak berjalan seperti harapku..
Cintaku pupus,
Musnah,
Hilang entah kemana..

Jika memang Tuhan menjodohkan kita,
Sejauh apa  pun jarak memisahkan,
Selama apa pun waktu tak mempertemukan,
Pasti dirimu akan kembali untukku..

Bersamamu kurasakan sakit, dendam, sedih, bahagia,
Tapi aku tak pernah memelihara dan memupuknya..
Aku akan menyimpan semua rasa itu dalam hatiku saja,
Berharap agar kamu tak merasakan hal yang sama,
Karena itu sungguh tidak enak untuk dirasakan..

Jagalah hatimu..
Seperti aku yang selalu menjaga hatiku untuk dirimu,
Berharap dirimu akan kembali untukku..

Tetapkanlah hatimu hanya untuk diriku,
Walau kita sudah tak bersama-sama lagi..

Aku mencintaimu,
Akan tetap mencintaimu..
Menjaga hatiku untukmu selalu..
Hingga Tuhan menyatukan kita lagi..

Tuhan,
Jagalah dia untuk jodohnya..
Bahagiakanlah hidupnya meskipun dia tak harus bersamaku nantinya..

Tuhan,
Aku ingin Engkau tau..
Kini aku tak berani menatap matanya,
Tak berani melihat senyumnya,
Tak berani untuk menyapanya..
Aku takut!
Aku takut semakin merasa sakit karena telah kehilangannya..
Aku takut melihatnya bahagia, karena dia tak bahagia bersamaku lagi..
Aku takut dia akan perduli kepadaku, aku tak sanggup karena dia bukan milikku lagi..

Tuhan..
Aku masih mencintainya..
masih mengharap kehadirannya kembali di hidupku..
aku ingin ia tak mampu melupakan aku..

Tuhan..
Sampaikan salamku untuknya bahwa aku merindukannya..

Tuhan..
Akhir harapanku,
Semoga dia memahami perasaanku..




(03122010-28022011)

Jumat, 01 April 2011

-.Berkurangnya Usiamu.-

Malam ini aku menanti pergantian hari. Waktu malam ini sunguh tak bisa di ajak kompromi, 1 menit benar-benar terasa lama. Aku sendiri malam ini, kesepian, ketakutan. Tapi aku tetap berusaha menanti pergantian hari karena aku ingin menjadi orang pertama yang mengucapkan Happy Birthday buat kamu.


Akhirnya tepat tengah malam aku menelponmu.. Aku berhasil menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu.


Ketika mentari tepat di atas kepala, aku pulang dari sekolah dan bersiap-siap untuk pergi berdua denganmu. Pergi ke suatu tempat yang belum pernah ku kunjungi, yaitu Pantai Papuma Jember. Memang siich pantai itu terletak di kota Jember, tapi jujur aku belum pernah mengunjunginya.
Pantai Papuma Jember




Hari yang cerah membuat hari ini nampak lebih indah, apalagi hari ini aku sedang berdua denganmu. Kita makan berdua di salah satu warung pinggiran pantai. Setelah itu kita foto-foto mengabadikan keindahan hari ini. Aku bahagia.. Sangat bahagia.. Terima kasih untuk keindahan hari ini...


(22-12-2010)


Kamu dan Aku