Rabu, 06 April 2011

Ukiran Cerita Terakhir

Tahun Baru 2011

Tiga hari yang lalu kakakku pulang bersama teman-temannya. Mereka berlibur di Kotaku. Dua hari sebelum tahun baru, mereka dan aku pergi ke Pantai Papuma. Sekalian aku kembali mengungkit cerita indah bersama kekasihku.

Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan ke kota Banyuwangi di hari terakhir tahun ini. Awalnya aku akan ikut bersama mereka tapi aku menggagalkannya karena aku ingin menemani kamu (kekasihku) di kota ini. Aku tak mau kamu kesepian di pergantian tahun ini.

Pada malam tahun baru, aku tak bisa kemana-mana karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Jadi aku menunda acara perayaan esok pagi.

Tepat pada tanggal 1 Januari 2011.
Aku jalan-jalan bersama kamu. Kamu mengenalkan aku kepada kakakmu.
Sebenarnya aku takut bertemu kakakmu, aku malu. Tapi ternyata kakakmu tak seperti yang ku bayangkan. Ia begitu ramah sehingga membuatku nyaman.

Awal tahun ini kita pergi ke tempat wisata Rembangan. Dataran tinggi di daerah Jember, pemandangan di sana sungguh indah.
Saat itu kita hanya diam. Tak banyak yang kita perbincangkan saat itu.
Hanya ada satu kelucuan yang terjadi pada saat itu ketika ada seorang pengamen yang sewot gara-gara kita berdua tidak memberi respon terhadapnya.
Sedikit ilfeel yang kurasakan saat itu.

Sempat pula hari ini kita dikerjain kakak kamu. Sebel sich.. tapi gak apa-apa deh! lagian itu bisa membuat aku makin akrab dengan kakakmu.

Makasih yaa???
Walau pun ini terakhir kita jalan tapi aku bahagia kok..
kenangan yang kamu kasih buat aku gak mungkin aku lupakan. Meskipun kamu sudah bukan milikku lagi, tapi cerita ini tetap akan abadi dalam ingatanku.


Maaf jika selama ini aku kurang mengerti kamu, terlalu menuntut kamu. Tapi itulah aku, aku selalu ingin ditemani kamu. Memang selama ini aku selalu mencoba untuk memahami kamu yang tak begitu suka sms-an. Namun aku tak bisa. Aku resah jika tak ada kabar darimu. Apalagi belakangan itu kamu menjauh dari aku, membuatku semakin meragu.
Ditambah malam itu kamu bilang sudah tak ingin berbaikan dengan aku, kamu tak mau mengerti aku. Sungguh itu menyakiti aku dan terpaksa aku harus meninggalkanmu malam itu.


Aku harap kamu tak kan pernah merasa sakit. Karena itulah inginmu yang tak ingin bersamaku lagi.
kisah kita cukup sampai disini. (28-02-2011)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar